Setelah sekian lama adem ayem, akhirnya tumben mendengar lagi gaungnya WWDC, sejak pagi hari tweet tentang rangkuman-rangkuman event semalam sudah mulai bertebaran, yang paling rame sih komentar netijen tentang macpro terbaru. apalagi yang dirilis pada WWDC19? apakah yang paling menarik? mari kita lihat satu persatu.

iOS

Bisa dibilang iOS salah satu ujung tombak dari Apple. dibandingkan OS utk lini komputernya, OS ini yang paling banyak bersentuhan langsung dengan konsumen. update terbaru ini sudah mencapai rilis ke-13. apa yang terbaru dari iOS 13? Dark Mode, aplikasi Photos dan Camera yang lebih lengkap, Privasi & Keamanan, aplikasi Maps yang lebih detail, Siri, Memoji & Messages, Reminders, CarPlay, dan Performa yang dikatakan lebih unggul dibandingkan iOS 12. dari sekian banyak update, mana yang paling menarik? kalau menurut saya pribadi, Aplikasi Photos & Camera tampaknya menjanjikan. sampai saat ini saya masih memilih mengedit foto langsung di aplikasi Photos, misalnya untuk cropping foto, menaikkan kecerahan. kalau ingin edit yang lebih detail biasanya saya menggunakan VSCO. Camera? sejak iPhone 4S saya langsung jatuh cinta dengan kamera iPhone. gegara iPhone saya percaya kualitas mobile photography tak bisa dianggap remeh.

iPadOS

Setelah 8 tahun iPad menggunakan OS yang sama dengan iPhone, akhirnya sekarang iPad memiliki OS sendiri -yang memang sudah semestinya begitu sih- karena secara fungsi, iPad adalah gadget yang sangat produktif. iklan-iklan apple pun lebih sering menunjukkan fungsionalitas dari iPad –yha..emangnya mau nunjukkin apalagi boss?– saya pribadi belum pernah bekerja menggunakan iPad, tapi fitur multitasking dan Sidecar tampak menggiurkan. bayangkan hanya dengan sebuah papan tipis kamu bisa membuat ilustrasi, atau memeriksa tugas-tugas mahasiswa, merekam musik dan memainkannya, mengedit video, dan tentu saja memaksimalkan fungsi iPad dan komputer Mac dengan fitur Sidecar. eh tapi sampai saat ini saya masih bingung ini iPad mau kemana sik? menggantikan laptop atau menjadi partner dari laptop? karena jajaran macbook sekarang pun sudah sangat ringan, akselerasi lebih cepat.
oia, saya jadi ingat anak saya yang baru saja memasuki umur 2 tahun sudah sangat fasih mengoperasikan tab, bahkan beberapa kali sya perhatikan dia kadang-kadang mencolek-colek layar komputer saya untuk menggerakkan gambar di layar, mungkin kalau dia udah besar, dia ugah ga mau pakai laptop, kurang praktis. yah, siapa tau.

WatchOS

Saya pribadi sih ngga terlalu tertarik dengan applewatch, tapi update kali ini sesuai dengan prediksi beberapa tahun lalu ketika WatchOS lahir, akan tiba saatnya dia menjadi OS yang mandiri, dan akhirnya hari itu tiba. dan menurut saya juga kehadiran applewatch juga salah satu device yang membuat pengguna akan selalu berada di lingkaran ekosistem apple. selamat datang 🙂

macOS

Sebagai pengguna lini komputer Mac, update dari MacOS merupakan salah satu yang menjadi perhatian saya -yang kemudian menjadi kekecewaan saya juga :p – highlight update kali ini adalah perpisahan dengan iTunes. setelah 18 tahun setia menemani OSX – macOS akhirnya kita harus berpisah juga. kalau melihat kembali awal menggunakan komputer mac, memutar lagu menggunakan iTunes udah keren banget. selain itu iTunes juga merupakan pintu masuk ke iPod atau iPhone. menambahkan lagu di iPhone? colok kabel datanya, buka iTunes, pilih2 deh lagunya. tapi belakangan saya pun merasa kesulitan dengan sistem itu. terutama ketika iPhone sinkronisasi dengan iTunes di 2 komputer yang berbeda, alhasil saya jadi makin malas menggunakan iTunes, dan lebih memilih download/membeli lagu langsung di iPhone. apalagi ketika Spotify muncul, saya lebih memilh streaming lagu daripada mesti download dan sinkronisasi di setiap device. saya memilih Spotify daripada Apple Music karena Spotify ada gratisnya :p

Mac Pro + Pro Display XD

Ini nih yang paling rame. setelah terakhir muncul dengan perubahan radikal dari kotak menjadi tabung pada tahun 2013 dan berhenti dipasarkan sekitar 2 tahun lalu, kali ini Mac Pro, kasta tertinggi dari lini komputer Mac datang lagi. kembali dengan desain modular yang gampang dikustomisasi. dengan spesifikasi tertinggi yang bisa kamu bayangkan untuk sebuah komputer, dan tentu saja harga yang tertinggi, oke saya terlalu banyak menggunakan kata “tertinggi” tapi itu memang sepantasnya untuk dia. Mac Pro adalah komputer yang paling komputer. kalau kamu perlu Mac untuk menyelesaikan tugas kuliah, atau ngetwit dan update status facebook, apalagi agar tampak keren ketika nongkrong di kafe, Mac Pro bukan buat kamu. Harga paling standar $5,999 belum lagi monitor terbaru dari Apple, Pro Display XDR ($4,999) belum termasuk stand dan akesorisnya (Pro Stand $999 dan VESA Mount Adapter $199). sudah pasti Mac Pro bukanlah untuk sobat misqueen.

jadi, demikianlah update tentang WWDC19, apa kabar favoritmu? bagikan di kolom komentar ya.

2 thoughts on “Ngobrolin WWDC19

  1. Apaan sih WWDC? Semacam event gitu dari Apple?
    Sampai saat ini ndk pernah punya gadget besutan Apple, masih setia dengan android, dan windows walau sesekali mencicipi Linux.
    Cuma pernah mencicipi MacOS doang itupun keperluan testing, culun banget rasanya pake MacOS setelah terbiasa pake Windows.. Haha

    Salam hangat dari Rumah Kedua

    1. hehe, iya bli, World Wide Developer Conference – event utk pengembangn aplikasi2 apple, mungkin semacam google I/O atau Facebook F8. dengan semakin personalnya komputer, saya rasa pemilihan OS pun menjadi pilihan personal, tergantung kebiasaan dan cara kerja masing-masing orang 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *