Klo dulu pulang kantor sempat nongkrong bareng temen-temen atau lanjut meeting utk project berikutnya, sekarang pulang kantor jemput satya di rumah kakeknya. Bapak-Bapak lyfe.
Sambil nunggu mood anak bayik ini membaik, jadilah ngajak jalan-jalan ke lapangan deket rumah, lapangan yg cukup luas dan sejuk, diteduhi oleh beberapa pohon perindang, di sebelah sawah yg produktif.

Sore itu cuaca lagi asyik banget, mentari senja bersinar jingga nan teduh, langit biru dgn gradasi merah tanpa awan, angin dingin berhembus perlahan -klo ada kopi yg beneran kopi,sungguh akan menjadi sore yang indiefolk banget.

Dua ekor sapi gendut menikmati rumput sore mereka. Sementara satya serius mengamati sapi-sapi gendut, saya memandang sekumpulan bapak-bapak yg berkumpul di tengah lapangan, ada yg duduk sebagian berdiri, beberapa dari mereka membawa ayam jantan. Sesekali mereka posisikan ayam-ayam itu berhadap-hadapan, bersiap saling menyerang, mengepakkan sayap dan melesat mencakar lawan, dua-tiga kali, dan kemudian ayamnya masuk kandang atau dielus-elus lagi.

Sungguh sebuah kemevvahan. Menikmati senja yg indah utk menikmati hobby. Saya jadi malu, sudah berapa lama saya tidak pernah memberi waktu luang utk diri sendiri.

Jadi ingat lagu Hindia – Secukupnya

Mulai saat itu juga, bapak-bapak itu saya nobatkan sebagai para tokoh inspiratif! 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *