Skip to content →

nostalgia windowsXP

mumpung kerjaan lagi kalem, bersihin komputer pake CleanMyMac3, seri terbaru dari aplikasi pembersih favorit saya, trus tiba-tiba keinget awal kenalan sama komputer. random yak? emang sih.

pertama kenal komputer itu dari minjem komputer om, mungkin sekitar jaman SMP, sistem operasi pertama yang saya temui windows98, bootingnya lamaa banggetz! saking lamanya saya ngga bisa bedain apakah sudah masuk ke sistem atau hang? mungkin sekitar 5x saya nyalakan, 3x hang dan cuma 2x yang berhasil masuk ke sistem. hal itu yang bikin saya trauma dengan komputer.  pokoknya kalau liat logo windows98 tiba-tiba tangan gemetar, mata kelilipan, keluar keringat dingin, trus baru sadar, eh ini kan cuma gambar :)) setelah itu ga pernah pake komputer lagi, ga mampu beli juga sih. hingga sekitar kelas 2 SMA ngumpulin duit dan minta subsidi ke orangtua untuk beli komputer.

komputer pertama saya (klo ga salah) menggunakan intel pentium 4, hdd 40GB, ram 512 MB, ada slot floppy disk dan CD-RW, operating system WindowsXP. keren kan! jaman itu cukuplah untuk transfer foto dari kamera pocket resolusi 3,2mb, yang satu file fotonya ga lebih dari 3 MB, transfer mp3, atau nonton file .3gp.. hehe

lompatan dari Windows98 ke WindowsXP yang cukup baru tentu saja memberi kecepatan signifikan pada kinerja komputer, bikin saya makin PD dan seolah menjadi ahli komputer. ketika itu juga saya mempelajari dasar-dasar kinerja komputer, bukan buat programnya, tapi bagaimana bahasa komputer bekerja. kenalan sama tombol start dan “control panel” tempat dimulainya oprekan, instal driver, kucing-kucingan dengan virus. setiap dari warnet pasti dapet penumpang gelap dan penumpang yang “digelapkan”, nah gimana caranya biar penumpang gelap ini ga ikutan masuk ke komputer, ada beberapa tips yg diajarin, buka hidden file, jangan double-click flashdisknya tapi buka dari window-explorer, masa itu kayak udah ahli bangetlah. eh sebenernya cara itu efektif ga sih?

sejak windwowsXP juga saya berkenalan dengan photoshop mulai seri 7.0, adobe premiere 6.5, pagemaker..lupa edisi berapa. manajemen file. jangan taruh file di My Document, atau drive C, karena mereka sama dan memudahkan juga kalau mesti install ulang. (padahal install ulang juga ga gampang2 amat yak…). jadi taruh filenya di drive D, kelompokkan sesuai projectnya atau aplikasinya, atau tingkat dosanya, semakin berdosa file tersebut, semakin banyak folder tipuannya. huhahuhauhauhaha

dipikir lagi, pake windows kok seru juga ya? banyak triknya, ga kayak pake macOS yg terlalu santai tapi serius, jadi inget jargonnya pak Jokowi: Kerja, Kerja, Kerja!

Published in blog

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *